Jumat, 21 Februari 2014

Nak (9)

“Nak, ku ingatkan kau pada hal ini. Kadang sebuah diskusi pandangan itu berlangsug alot. Bisa jadi idemu tak disepakati, atau kau yang menolak ide orang lain. Dengarlah anakku, bahwa ketiadaan titik temu biasanya bukan karena tanpa solusi, tapi kau meletakkan pilihan-pilihan itu pada egomu. Jadi, belajarlah, letakkan pada tempat yang benar. Anakku, ini bukan soal siapa yang kalah, kau kalah atau mengalah, kau menang atau dimenangkan. Ini soal, seberapa besar manfaat dan sekecil apa mudharat dari pilihan-pilihan yang ada. Kalau kau mampu, kelak kau akan dapati dirimu senagai orang berjiwa besar, anakku. Dan orang yang besar jiwanya itulah orang besar anakku.”