Baiklah, biar ku jelasakan. Meski tak terang benderang, tapi sedikit redup pun cahaya itu, jika kau bertekad akan kau dapati jalannya.
Adalah termasuk kebiasaan ayahmua untuk menulis sesuatu yang multi tafsir agar dapat dinikmati, diresapi oleh bermacam suasana hati.
"Nak, bisa jadi, pencarian mu dalam perjalanan mu yang gelap itu adalah pertanda agar kau kembali. Tempat yang kau cari itu bukan disana, tapi disini."
Ini tentang pencarian yang boleh kau tafsirkan apa saja, tapi ayahmu ini sebenarnya berpesan tentang pencarian jati dirimu sebagai hamba, dan kegalauan mu terhadap sesuatu yang lain.
Berapa banyak orang disana, mencari kebahagian pada apa yang ada diluar diri mereka dan tak juga mereka jumpai. Ketahuilah, nak, resep sederhana bahagia itu adalah syukur yang ada dalam dirimu.
Nak, gelapnya duniamu adalah karena kau tak menemukan cahayaNya. Maka, bila kau merasa hidup ini gulita, kembalilah, dalam fitrahmu.